Metode Mempelajari Tata Bahasa Arab
Tata Bahasa Arab adalah cabang ilmu Bahasa Arab yang membahas tentang pembentukan kata maupun pembentukan kalimat serta kaidah-kaidah yang berkaitan dengan keduanya. Tata Bahasa Arab ini sering disebut gramatika Arab, Nahwu-Sharaf atau Qawa’id.
Ada beberapa metode yang biasa digunakan dalam pembelajaran tata Bahasa Arab antara lain :
a. Metode cabang-cabang, yaitu metode pembelajaran ilmu tata Bahasa Arab yang materi-materinya dibagi atas beberapa cabang ilmu dan disampaikan secara terpisah. Misalnya ilmu Nahwu, ilmu Sharaf, I’lal, dan lain-lain. Setiap cabang itu mempunyai karakter sendiri-sendiri sehingga dibutuhkan metode pembelajaran yang berbeda-beda pula.
Kelebihan metode ini yaitu materi pelajaran masing-masing cabang ilmu tata Bahasa Arab dapat dibahas secara mendalam dan mendetail.
Sedangkan kekurangannya yaitu siswa sering kesulitan mendapatkan gambaran terhadap cabang-cabang ilmu tata bahasa Arab itu sebagai suatu sistem sehingga sementara siswa bisa mempunyai kesan bahwa masing-masing cabang itu tidak saling berkaitan satu sama lain.
b. Metode kesatuan, yaitu metode pembelajaran tata Bahasa Arab yang materi-materinya disajikan sebagai satu kesatuan sekaligus.
Kelebihan metode kesatuan yaitu siswa lebih cepat mempunyai gambaran bahwa ilmu tata Bahasa arab itu sebagai suatu sistem.
Sedangkan kelemahannya yaitu pembahasan-pembahasannya terkadang kurang mendalam dan mendetail.
c. Metode I’rob, yaitu metode pembelajaran tata Bahasa Arab yang digunakan untuk menguraikan setiap kata dalam susunan kalimat Bahasa Arab menurut bina’ dan i’robnya, alamatnya, jenisnya dan lain-lain. Metode ini lebih tepat diterapkan kepada mereka yang sudah mempunyai dasar ilmu tata Bahasa Arab.
****
Dinukil dari buku :
Tata Bahasa Arab Sistematis
(Pendekatan Baru Mempelajari Tata Bahasa Arab)
Penyususun:
Dr. Imanuddin Sukamto, MA
Akhmad Munawari, S.Ag
Penerbit :
Nurma Media Idea
Yogyakarta